Not for Me [Teaser]

Author  : Wie_SuSHInXo

Tittle     : Not for Me

Genre    : Romance, Friendship, Sadness

Rating   : PG-15

Length  : ?

Cast       :

  • Park Eun Hyun (OCs)
  • LuHan (EXO – M)
  • Oh Sehun (EXO – K)

Other cast : Temukan sendiri ! sewaktu-waktu bisa berubah…J

Attention : Cerita ini hanya fiktif belaka, murni hasil pikiran saya sendiri, bergadang setiap hari    hanya untuk menemukan ide ceritaaa #Streeesssss !!! 😛 = Apabila ada kemiripan nama, cerita atau sebagainya, saya minta maaf, karena ini kata-kata hapalan dari otak saya yang kebetulan tiba-tiba keluar saat membuat cerita ini…Semoga readers sukaa.. khamsa…:D

 ♪♪*♪♪

            “Berhentilah untuk terus-menerus menggangguku !” gertak lelaki baby face itu kepada seorang gadis yang kini sedang berdiri diam membeku. “Kau membuatku risih !” lanjutnya kesal dan segera melenggang pergi meninggalkan berjuta hati yang telah hancur berkeping-keping.

Gadis itu mengerucutkan bibirnya dan bernafas lega sembari melihat punggung seorang lelaki yang baru saja membentaknya kini bergerak menjauhinya. Gadis itu mendesah pelan. Ia melihat kiri dan kanan, semua mata tertuju padanya. Yang benar saja, sekarang ia berada di kantin kampus, berniat untuk memperpendek jaraknya dengan senior yang selama setahun ini selalu menjadi bayangan dalam pandangannya, mimpi dalam tidurnya dan semangat dalam setiap rutinitas kegiatannya. Dan sampai saat ini, sifat lelaki itu tidak pernah berubah padanya. Sama seperti dulu, selalu berusaha menjauh dan selalu berusaha membentang tembok besar yang tidak mungkin bisa dilewati.

Gadis itu kembali mendesah. “Baiklah Lu-Han ! aku tidak akan menyerah sebelum tau alasan sebenarnya !” ucapnya lalu beranjak pergi dari kantin yang dipenuhi mahasiswa yang sedang menatap aneh ke arahnya.

∞*∞

            “Yak Sehun-ah !!! berhentilah merusak tatanan rambutku !!!” Eun Hyun mendongak kesal ke arah lelaki jangkung yang kini berdiri tepat di hadapannya. Lelaki itu menurut dan diam.

Sehun mendesah pelan. “hari ini kau sensitive sekali ! ada apa ?” lelaki itu menunduk, menatap lurus tepat di manik mata Eun Hyun. Gadis itu terkesiap, dan mendorong tubuh Sehun agar sedikit menjauh.

“Aku ? sensitive ? sepertinya biasa saja.” Eun Hyun menunjuk dirinya sendiri dan matanya membesar menatap Sehun.

Sehun menaikkan sebelah alis nya, “Ada apa ?” tanya nya tak sabar.

“Tidak ada apa-apa Sehun-ah !”

“Mengakulah.” Sehun kembali memperpendek jarak antara mereka. Ini satu-satunya cara agar gadis itu mau bicara.

Eun Hyun menarik napas panjang dan mendesah berat, “Oh, baiklah. Kau selalu tau kelemahanku.” Sehun tersenyum evil dan segera mundur beberapa langkah ke belakang. Ia dan Eun Hyun memang saling mengenal satu sama lain. Mereka bertetangga sejak kecil dan mulai bersahabat dari kecil hingga sekarang, jadi bukan rahasia umum lagi jika mereka sangat dekat dan banyak juga para lelaki dan perempuan yang menyukai mereka, tapi selalu di urungkan niat itu, karena gossip yang beredar menyatakan bahwa Park Eun Hyun dan Oh Sehun adalah sepasang kekasih.

“Sekarang ceritakan.” Sehun meletakkan kedua tangannya di depan dada dan bersender pada pintu, siap mendengarkan kisah dari gadis yang menggelar sahabat sejatinya itu. Eun Hyun melakukan hal yang sama.

“Kenapa Luhan selalu bersikap baik pada semua orang dan kasar hanya padaku ! apa aku punya salah padanya  hingga membuatnya seperti itu ?” Eun Hyun menunduk menatap slipper shoes nya dengan tatapan menerawang. Kelakuan Luhan sudah kelewatan, walaupun begitu dia tetap tidak bisa menjauh.

Sehun menatapnya dengan tatapan datar. Tidak bisa ditebak apa yang sekarang ia rasakan. “Kenapa kau selalu memikirkannya ?” gumamnya. “Apa dia begitu penting untukmu ?”

Eun Hyun tergagap. Skakmat ! apa yang harus dia katakan. “err… bukan begitu Sehun-ah, aku hanya merasa dia mulai berubah terhadapku. Dan hanya terhadapku. Pada semua orang dia biasa-biasa saja.” Terangnya dengan ragu. Apa Sehun akan percaya ? tapi memang begini kenyataan yang dia rasakan. Luhan mulai berubah. Bersikap kasar seperti pertama kali bertemu dan ia sedikit merasa Luhan menjauhinya.

“Dia punya alasan tersendiri. Jangan terlalu dipikirkan.” Sehun kembali menatapnya.

“Tapi… Sungguh Sehun-ah ! Kau tidak tau kan, dia itu sangat cute, kami sempat akrab walaupun hanya sebentar dan itu yang membuatku merasa sangat aneh, dan err… tidak suka.” Gadis itu terus mengoceh tanpa memperhatikan lelaki yang kini berdiri dihadapannya ini mulai memberikan tatapan ketidaksukaannya. “dan Luhan selalu bersikap baik pada siapapun, tidak seperti kau, tampang datar dan susah sekali untuk tersenyum.” Eun Hyun tersenyum jahil, berharap candaannya akan di sambut dengan hangat oleh Sehun.

“Jadi seperti itu ? jangan pernah samakan aku dengan LUHAN !” Sehun menatapnya sekilas dan keluar menuju parkiran. Eun Hyun tercengang melihat reaksi yang diberikan Sehun. Ia sungguh tidak menyangka bahwa sahabatnya ini akan seperti ini. Apa yang terjadi dengan dia ? tidak bisa di ajak bercanda, menyebalkan.

Eun Hyun melihat keluar. Dan ia mendapati Sehun yang kini sudah menaiki motor besar hitamnya dan melaju dengan kecepatan tinggi. Gadis itu menggembungkan pipinya, ia mengangkat bahu dan melenggang masuk ke dalam kamarnya.

∞*∞

Seorang lelaki berjalan menyusuri keramaian pasar myeongdong, lelaki itu memperhatikan sekelilingnya dengan seksama, sesekali ia memasuki toko hanya untuk sekedar melihat-lihat atau membeli barang-barang yang dibutuhkan.

Luhan keluar dari toko perhiasan. Ia menenteng tas berwarna pink yang didalamnya berisi hadiah yang akan dia berikan pada seorang gadis yang selama setengah tahun ini menjadi seseorang yang penting dalam hidupnya. Ia merasa ada yang kurang saat gadis itu tidak berada di sampingnya.

Luhan berjalan dengan santai menuju parkiran dan masuk ke dalam mobil maybach hitamnya. Ia menyetir dengan ditemani senyum yang terus mengembang di bibirnya. Dia melihat tas pink yang berada dikursi sebelahnya. Di rogohnya tas itu dengan tangan kiri yang tidak memegang stir dan mengambil barang yang tersimpan rapi di dalam kotak perhiasan yang berwarna merah hati. Sebuah kalung berantai dua berbentuk Bintang. Ia mematahkan kalung itu dengan sekali jentikan, dan kalung itu pun terbagi. Ia berencana akan memberikan sebagian kalung itu kepada gadis yang di sayanginya itu.

Luhan kembali memasukkan kalung tersebut ke dalam tas pink, dan mulai konsen untuk menyetir. Tiba-tiba ia merasa ada sesuatu yang hilang. Berbagai pertanyaan muncul dalam benaknya. Dimana dia ? Ia akan kemana saat ini ? dan apa yang harus dia lakukan ?

Luhan memegangi kepalanya, menepikan mobilnya dan berhenti untuk beberapa saat. Dan tak lama kemudian, ia merasa semuanya gelap dan dia tidak tau lagi apa yang terjadi setelahnya…

♪♪*♪♪

~To Be Continue in ‘PART 1’~

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s